Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2026

Fangirl

 Kita pasti sering melihat orang-orang begitu antusias menyukai sesuatu, kpop, aktor, aktris. Sebagian orang menilai itu hal yang norak. Aneh juga terlalu banyak menghayal.  Hehe, saya pun demikian, sering mendapat komentar negatif jika saya terlalu mempublikasikan Idol yang saya kagumi.  Bagi mereka yg non fans menganggap itu berlebihan, tapi bagi mereka2 kpopers bisa menjadi semangat hidup. Mereka sadar kalo mereka sekedar fans bukan untuk benar-benar mengambil kehidupan idola mereka.  Dari 2020 aku sudah lumayan tertarik dengan kpop, kadang kala merasa down, aku bisa melihat tingkah kocak para member kpop. Aku sendiri tau menjadi idol banyak tantangan nya. Maka dari itu aku kagum dengan mereka. Aku mendoakan mereka sehat selalu, semoga hari-hari nya bahagia. Na jaemin bias aku, sering banget aku putar video motivasi nya. Mereka keren-keren.  Aku memangilnya nana, nana-nana. Aku suka menjadi clingy dengan idol2 ku. Lebih kayak semangat dan jadi diri sendiri. T...

Temukan satu alasan untuk tetap hidup

 Namanya manusia tidak ada yang sempurna baik secara fisik juga mental. Setiap orang pernah berada di posisi stress. Aku sendiri tidak mengatakan aku hebat, kuat. Kadang kala aku juga pernah merasa down.  Mari temukan satu alasan saja untuk kita tetap hidup. Seseorang pernah berkata padaku saat aku sendiri lagi down, "kalo belum jadi apa2 jangan mati dulu" /"jangan nyerah kalo belom jadi apa". Aku menambahkan, "nikmati selembar puisi dulu" Ada yg bilang " Semangkuk mi ayam favorit mu dulu ". " Satu lagu favorite mu" "Satu hobby kesukaaanmu" "Bantu satu orang, dan lihat responnya"  Trus kalo setelah itu kita boleh pergi?  Duhh, berarti kamu belum benar2 menikmati satu momen itu yah?  Coba bayangin, semangkok mie ayam favorit mu itu, gimanaa rasa nya? Enak? Mau nambah lagi ga?, mau kan?. Jadi ayok makan sama2. Hehe.  "Musik favorit mu, mau di play lagi ga? Kamu masih punya banyak waktu loh buat dengerinnya, denger...

Pengalaman adalah guru terbaik

      Tentunya kita sering mendengar, bahwa pengalaman merupakan guru terbaik kita. Ada banyak hal yg tidak kita pelajari di bangku sekolah. Hanya saja itu di dapat dari pengalaman kita sendiri.  Sama halnya dengan saya, saya merasa memberi begitu banyak cinta dan berusaha menunjukkan nya. Apakah ada yg salah dengan itu? Jawaban nya tidak. Kita hanya manusia-manusia jujur dan mengekspresikan diri. Lalu kapan dia jadi bermasalah? Ketika seseorang itu kurang nyaman dengan perlakuan kita. Kita mungkin menganggap itu hal yg normal saja, tapi kita juga harus melihat seseorang itu siap atau tidak dengan ekpresi diri kita.  Kalau dia menunjukkan tidak nyaman, akhiri saja. Ganti orang nya. Karena kamu tidak akan bisa memaksakan diri untuk seseorang yg ilfeel dengan tingkahmu, sama saja seperti kamu menyiksa batinnya perlahan. Dan kamu telah menghabiskan begitu banyak waktu untuk seseorang yg tidak tepat. Jadi, berikan energi, clingy mu, kepada seseorang yg nyaman dengan...